"Banyak yang bertanya, bagaimana cara budidaya di lahan terbatas tapi hasilnya maksimal? Jawabannya adalah Akuaponik. Secara sederhana, akuaponik adalah perpaduan harmonis antara budidaya ikan (akuakultur) dan budidaya tanaman tanpa tanah (hidroponik).
Berdasarkan pengalaman saya saat mengikuti program upskilling & reskilling di BPPMPV Pertanian Cianjur 2023, sistem ini terbukti sangat efektif untuk diterapkan di pekarangan sempit. Selain tidak memerlukan media tanah, sistem ini juga jauh lebih hemat air, menghasilkan produk yang lebih sehat, memiliki nilai estetika (keindahan) yang tinggi, serta terjamin bebas dari kontaminan berbahaya.
Bagaimana Cara Kerjanya? Sistem kerja akuaponik sebenarnya sangat sederhana namun cerdas. Air yang mengandung kotoran ikan—yang kaya akan nutrisi—disalurkan menuju media tanaman. Tanaman kemudian menyerap nutrisi tersebut sebagai 'pupuk alami'. Sebagai timbal baliknya, tanaman berfungsi sebagai filter alami yang membersihkan air dan memberikan oksigen bagi ikan. Hasilnya? Air kembali ke kolam dalam keadaan bersih dan kaya oksigen.
Keunggulan Sistem Akuaponik:
Efisiensi Tinggi: Lebih hemat air, tenaga, waktu, dan tentu saja tidak butuh lahan tanah yang luas.
Organik & Sehat: Hasil panen terbebas dari pupuk kimia maupun pestisida berbahaya.
Double Panen: Produksi sayuran dan ikan bisa meningkat secara bersamaan dalam satu ekosistem.
Nilai Estetika: Sangat cocok dijadikan penghias sudut rumah atau taman minimalis."



.jpg)






.jpeg)









